Disdik Kabupaten Bekasi Perkuat Pembinaan Guru dan Kepala Sekolah di 23 Kecamatan

LYNNUSANTARA.COM, KABUPATEN BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui kegiatan pembinaan dan pembekalan bagi tenaga pendidik (tendik) serta kepala sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan menyasar satuan pendidikan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menyampaikan bahwa pembinaan dilakukan secara langsung dengan mengunjungi sekolah-sekolah. Selain mempermudah pemantauan kondisi satuan pendidikan, pola tersebut juga menjadi bagian dari upaya efisiensi anggaran dengan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia di lingkungan sekolah.

“Kita lakukan sebulan sekali pembekalan dan peninjauan langsung ke sekolah-sekolah. Di tengah efisiensi anggaran, kami tidak melakukan penyewaan tempat, melainkan memanfaatkan ruang-ruang yang ada di sekolah,” ujar Imam, Rabu (5/8).

Dalam pelaksanaannya, Disdik Kabupaten Bekasi membentuk sejumlah tim yang bertugas memberikan pembinaan dan pembekalan kepada guru serta kepala sekolah. Tim tersebut nantinya menjangkau satuan pendidikan di 23 kecamatan yang berada di Kabupaten Bekasi.

Tak hanya berfokus pada pembinaan, Disdik Kabupaten Bekasi juga melakukan evaluasi terhadap satuan pendidikan yang dinilai mampu memberikan pelayanan pendidikan secara optimal kepada peserta didik. Evaluasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan budi pekerti siswa.

“Kami juga akan memberikan apresiasi kepada satuan pendidikan yang mampu mengelola administrasi sekolah dengan baik serta melahirkan sumber daya manusia berkualitas. Karena itu, Disdik terus melakukan evaluasi kinerja dan memberikan pembekalan kepada tendik,” jelasnya.

Dalam melakukan evaluasi, Disdik Kabupaten Bekasi turut melibatkan berbagai unsur yang berada di lingkungan sekolah. Masukan dari siswa maupun pihak lain, termasuk pedagang di sekitar sekolah, menjadi bagian dari informasi yang dapat digunakan untuk melihat kinerja guru dan kepala sekolah secara lebih menyeluruh.

“Yang di lingkungan sekolah seperti siswa serta pedagang kami ajak berkomunikasi. Jadi banyak indikator dalam pembinaan, sehingga bisa tercipta budaya yang baik di sekolah,” pungkas Imam.

Post Comment