Disdik Kabupaten Bekasi Dorong Pembelajaran Inovatif Berbasis STEM di Sekolah Dasar

LYNNUSANTARA.COM, KABUPATEN BEKASI — Dinas Pendidikan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) dalam penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) selama tiga hari, mulai 21 April. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.

Kepala Dinas Pendidikan, Imam Faturochman, menegaskan bahwa pendekatan STEM bukan sekadar metode pembelajaran, melainkan sebuah paradigma yang menekankan pengalaman belajar autentik serta integrasi lintas disiplin ilmu. Pendekatan ini dinilai penting untuk membekali siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Dalam pelaksanaannya, para peserta menerima materi inti yang mencakup integrasi STEM dalam proses belajar mengajar, penerapan model pembelajaran inovatif seperti Project Based Learning (PjBL), STEM-PjBL, serta model 5E. Selain itu, guru juga didorong mengembangkan metode pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi siswa.

Para guru juga dilatih menghadirkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah nyata agar materi yang disampaikan lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang GTK dan PMP, Asep Permana, yang turut memberikan arahan awal kepada para peserta.

Melalui Bimtek ini, diharapkan guru dapat berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang adaptif dan inovatif, sekaligus mampu mencetak generasi pembelajar yang siap bersaing di era global.

Post Comment